Find best premium and Free Joomla templates at GetJoomlaTemplatesFree.com

untuk para Alumni dan Santri Qotrun yang punya artikel dan ingin jadi kontributor di website ini, silahkan kirim artikel anda ke :

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

NASIB DAN ASUMSI

"Apa artinya nasib, Mullah ?"

"Asumsi-asumsi."

"Bagaimana ?"

"Begini. Engkau menganggap bahwa segalanya akan berjalan baik, tetapi kenyataannya tidak begitu. Nah itu yang disebut nasib buruk. Atau, engkau punya asumsi bahwa hal-hal tertentu akan menjadi buruk, tetapi nyatanya tidak terjadi. Itu nasib baik namanya. Engkau punya asumsi bahwa sesuatu akan terjadi atau tidak terjadi, kemudian engkau kehilangan intuisi atas apa yang akan terjadi, dan akhirnya berasumsi bahwa masa depan tidak dapat ditebak. Ketika engkau terperangkap di dalamnya, maka engkau namakan itu nasib." (Nasrudin Hoja)

لُقمانُ (عَلَيهِ الّسَلامُ) ـ مِن وصيَّتِهِ لابنهِ ـ : يا بُنَيّ ، تَعلَّمِ الحِكمَةَ تَشْرُفْ ؛ فإنَّ الحِكمَةَ تَدُلُّ على الدِّينِ ، وتُشَرِّفُ العَبْدَ على الحُرِّ ، وتَرفَعُ المِسكينَ على الغَنيِّ ، وتُقَدِّمُ الصَّغيرَ على الكَبيرِ.

Di antara wasiat Lukman al-Hakim kepada anaknya : "Hai anakku pelajarilah hikmah maka engkau akan mulia. Sesungguhnya hikmah itu menandakan keberagamaan, memuliakan budak atas orang merdeka, mengangkat derajat si miskin atas si kaya dan mengedepankan yang muda di atas yang tua."
[Bihar al-Anwar, v. 13, p. 432, no. 24]

by Aboe el Hana

Add comment


Security code
Refresh

Album

Akhir Sanah

 

 

PSB

 

 

RAKER

 

PORSENI

Qotrun Community