Find best premium and Free Joomla templates at GetJoomlaTemplatesFree.com

untuk para Alumni dan Santri Qotrun yang punya artikel dan ingin jadi kontributor di website ini, silahkan kirim artikel anda ke :

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Catatan dari Peringatan Nuzulul Qur'an

 Catatan dari peringatan Nuzulul Qur’an

 

ثُمَّ أَوْرَثْنَا الْكِتَابَ الَّذِينَ اصْطَفَيْنَا مِنْ عِبَادِنَا فَمِنْهُمْ ظَالِمٌ لِنَفْسِهِ وَمِنْهُمْ مُقْتَصِدٌ وَمِنْهُمْ سَابِقٌ بِالْخَيْرَاتِ    بِإِذْنِ اللَّهِ ذَلِكَ هُوَ الْفَضْلُ الْكَبِيرُ

 

kemudian kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang Menganiaya diri mereka sendiri dan di antara mereka ada yang pertengahan dan diantara mereka ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah. yang demikian itu adalah karunia yang Amat besar. (Fathir 32)

 

Mencermati ayat tersebut, ternyata kitab suci Al Qur’an diwahyukan ke baginda Rasulullah SAW untuk kemudian diwariskan kepada ummatnya, dan ayat diatas menyatakan bahwa ummat pewaris Al Qur’an adalah ummat pilihan, hamba2 Allah yang dipilih langsung olehNya.

 

Ummat Sayyidina Muhammad sebagai hamba pewaris al qur’an, akan terbagi menjadi tiga :

  •  1.      dzolim linafsihi :para hamba yang meyakini tiada tuhan selain Allah dan Muhammad utusan Allah, melakukan kewajiban harian seperti shalat 5 waktu dan berpuasa dibulan ramadhan, tapi juga masih melakukan dosa dosa kecil, masih sering bermaksiat. Sehingga kejelekannya lebih banyak daripada kebaikannya

 

  • 2.       Muqtashid :mereka yang keimanannya sudah tercermin dalam prilaku sehari hari, tapi juga kadang terkotori oleh beberapa dosa kecil , dosa yang tanpa sengaja dilakukan. Kalo yang ini kebaikan dan kejelekan seimbang.

 

  • 3.       Sabiq bilkhoirot: mereka yang sibuk melakukan kebajikan sampai waktunya habis dan gak sempat lagi berpikir maksiat, apalagi melakukan kemaksiatan. Untuk yang ketiga ini, kebaikannya jauh lebih banyak daripada kejelekannya.

 Untuk golongan pertama , janji Rasulullah SAW tentang syafaat berlaku, selama mereka tetap dalam keimanan sampai ajal datang. Beliau SAW bersabda :

 

شفاعتي لأهل الكبائر من أمتي

 

Syafaatku untuk para pendosa dari ummatku (hadits Shahih riwayat Abu Daud dan Tirmidzy)

 Perhatian :jangan menggunakan hadits ini untuk menipu diri sendiri, bersikap nglunjak dan bermaksiat seenaknya kemudian berkata aku akan dapat syafaat. Syafaat hanya diberikan kepada mereka yang mati husnul khotimah dan tak ada yang bisa menjamin kematian kita husnul khotimah apa tidak, bahkan walaupun kita termasuk orang2 yang taat beribadah. Apalagi kalau kita golongan hobi maksiat, tentunya jaminan husnul khotimah semakin tidak ada.

 

Golongan inilah yang nantinya akan berucap syukur :

 

وَقَالُوا الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَذْهَبَ عَنَّا الْحَزَنَ إِنَّ رَبَّنَا لَغَفُورٌ شَكُورٌ  *الَّذِي أَحَلَّنَا دَارَ الْمُقَامَةِ مِنْ فَضْلِهِ لا يَمَسُّنَا فِيهَا نَصَبٌ وَلا يَمَسُّنَا فِيهَا لُغُوبٌ

 

dan mereka berkata: "Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan duka cita dari kami. Sesungguhnya Tuhan Kami benar-benar Maha Pengampum lagi Maha Mensyukuri.

 

yang menempatkan Kami dalam tempat yang kekal (surga) dari karunia-Nya; didalamnya Kami tiada merasa lelah dan tiada pula merasa lesu". (fatir 34-35)

 

sedangkan ntuk golongan kedua berlaku rahmat Allah berupa hisab amal yang ringan (hisaban yasiron)

 

أن النبي صلى الله عليه وسلم قال من حوسب عذب قالت عائشة فقلت أوليس يقول الله تعالى فسوف يحاسب حسابا يسيرا قالت فقال إنما ذلك العرض ولكن من نوقش الحساب يهلك

 

Rasulullah SAW bersabda :barang siapa yang dihisab amalnya maka pasti akan mendapatkan adzab, Aisyah RA berkata ya Rasul bukankah Allah berfirman “maka akan dihisab dengan hisab yang ringan”. Rasul menjawab hisab yang ringan adalah cuma diperlihatkan daftar kesalahan saja. Beliau menambahkan,  akan celaka mereka yang dihisab ( bukan hisab yang ringan)

 

HR Bukhory dari Aisyah

 

Hadits ini menerangkan ayat tentang hisab yang ringan, hisab bagi mereka yang tidak akan mendapatkan siksa dan hukuman dineraka, walaupun tetap harus melewati proses hisab.

 

golongan ketiga adalah golongan hamba Allah yang paling istimewa, berlaku bagi mereka rahmat Allah berupa masuk surga tanpa hisab. Bagi merekalah janji Allah :

 

جَنَّاتُ عَدْنٍ يَدْخُلُونَهَا يُحَلَّوْنَ فِيهَا مِنْ أَسَاوِرَ مِنْ ذَهَبٍ وَلُؤْلُؤًا وَلِبَاسُهُمْ فِيهَا حَرِيرٌ

 

(bagi mereka) syurga 'Adn mereka masuk ke dalamnya, di dalamnya mereka diberi perhiasan dengan gelang-gelang dari emas, dan dengan mutiara, dan pakaian mereka didalamnya adalah sutera.(Fatir 33)

 

Intinya adalah, menjadi ummat Muhammad pasti akan selamat, menjadi ummat sayyidil mursalin surga akan terjamin. Semoga Allah memasukkan kita menjadi golongan yang kedua atau ketiga. Amin ya rabbal alamin

 

 

 

 

 

 

 

Add comment


Security code
Refresh

Album

Akhir Sanah

 

 

PSB

 

 

RAKER

 

PORSENI

Qotrun Community